Sunday, January 21, 2024

Sad

 Sudah dari awal rasanya alur ku hancur. Aku tak mampu memperbaikinya, bahkan kini benar-benar semakin lebur. Seberat inikah hidup? Bahkan aku tak punya tempat pulang, rumahku sama sekali tak memberi kenyamanan. Tidak ada tempatku  untuk singgah. 

Berulang kali aku menepis agar tidak  ada kata mengapa dalam setiap kesedihanku. Tapi... Entah selalu saja aku tak mampu. Aku tidak butuh simpati aku hanya ingin dimengerti. Apakah salah? 

Aku tidak ingin menyalahkan siapa pun dalam hal ini. Yaa  ini sudah takdirku. Tapi bisakah berhenti  menghajar  mentalku? Aku sudah hampir gila karna hal" Kecil  yang rumit ini. 

Sejak dulu aku sudah lelah dengan tangisan tanpa suara di malam hari, membungkam diri agar lirih suara ini. Di pagi hari aku akan berusaha  terlihat ceria lagi. 

Entah sampai kapan aku menunggu ada kebahagiaan itu datang. Hingga  harapan itu hilang. 

Aku selalu berusaha mensyukuri  ini , tapi aku hanya manusia biasa yang punya batas. Aku punya perasaan, aku juga kesal jika selalu dijadikan bahan pelampiasan kemarahan. Aku juga punya hati yang juga sakit ketika disakiti. 

Luka batinku tak kunjung membaik, apalagi  hampir tiap hari selalu di hantami dengan perihnya kata" kasar. 

Jika mengakhiri hidup tidak ada resiko mungkin aku sudah melakukan itu sejak lama, untuk siapa lagi aku disini? 


Awal yang Berat

 2026 baru beberapa hari, entah bln ini rasanya berat sekali, kami sedang di uji. Ekonomi yang tiba tiba kurang baik padahal biasanya masih ...